Microsoft Word adalah alat pengolah kata yang tak tergantikan bagi jutaan pengguna di seluruh dunia. Seiring waktu, setiap pembaruan membawa fitur-fitur baru, perbaikan antarmuka, dan peningkatan kompatibilitas. Perbedaan antara versi Word, seperti Word 2007 dan Word 2013, meskipun terlihat jelas bagi pengguna yang jeli, seringkali menimbulkan pertanyaan: bagaimana cara memastikan dokumen yang dibuat di versi lama tetap terlihat dan berfungsi optimal di versi yang lebih baru? Artikel ini akan mengupas tuntas cara mengubah format dokumen Word 2007 agar selaras dengan standar dan gaya yang umum ditemukan di Word 2013, memastikan transisi yang mulus dan profesional.
Mengapa Perbedaan Format Menjadi Penting?
Meskipun Microsoft telah berupaya keras untuk menjaga kompatibilitas mundur, beberapa perbedaan dalam cara elemen format ditampilkan atau diinterpretasikan antar versi Word bisa saja terjadi. Perbedaan ini bisa berkisar dari:
- Tampilan Font: Font default, pengaturan spasi antar karakter, dan beberapa fitur tipografi mungkin sedikit berbeda.
- Tata Letak dan Perataan: Perubahan kecil pada cara margin, inden, atau perataan teks ditangani dapat memengaruhi tata letak keseluruhan dokumen.
- Objek dan Gambar: Cara objek seperti tabel, SmartArt, bentuk, atau gambar disisipkan, diformat, atau disusun ulang dapat memiliki perbedaan halus.
- Fitur Baru yang Tidak Ada di Versi Lama: Word 2013 memperkenalkan fitur-fitur seperti mode baca yang disempurnakan, penyisipan gambar online yang lebih mudah, dan alat kolaborasi yang lebih canggih. Dokumen yang dibuat di Word 2007 tidak akan secara otomatis memanfaatkan fitur-fitur ini.
- Pengaturan Kompatibilitas: Dokumen yang disimpan dalam format
.doc(versi sebelum 2007) atau bahkan dalam format.docxyang dibuat di versi lama mungkin memiliki pengaturan kompatibilitas yang membatasi beberapa fitur dari versi yang lebih baru.

Tujuan utama kita adalah untuk memastikan bahwa dokumen Word 2007 yang Anda miliki tidak hanya terbuka dengan benar di Word 2013, tetapi juga terlihat rapi, profesional, dan memanfaatkan potensi penuh dari antarmuka modern Word 2013.
Langkah-Langkah Mengoptimalkan Dokumen Word 2007 untuk Word 2013
Proses ini dapat dibagi menjadi beberapa tahap, mulai dari konversi format dasar hingga penyempurnaan tampilan.
Tahap 1: Konversi Format File dan Periksa Pengaturan Kompatibilitas
Langkah pertama yang paling krusial adalah memastikan dokumen Anda menggunakan format file yang paling sesuai.
- Buka Dokumen di Word 2013: Langkah paling logis adalah membuka dokumen Word 2007 Anda langsung di Microsoft Word 2013.
- Periksa Bar Judul (Title Bar): Saat dokumen terbuka, perhatikan bar judul. Jika Anda melihat
di sebelah nama file, ini menandakan bahwa dokumen tersebut masih menggunakan format yang membatasi fitur-fitur baru. - Simpan Ulang dengan Format Baru:
- Pergi ke
File>Simpan Sebagai(Save As). - Pilih lokasi penyimpanan.
- Pada kotak dialog
Simpan Sebagai, di bagianJenis File(Save as type), pilihDokumen Word (*.docx). Ini adalah format standar untuk Word 2007 dan versi yang lebih baru. - Jika Anda ingin secara aktif menghilangkan batasan kompatibilitas dan mengaktifkan semua fitur Word 2013, pilih
File>Informasi(Info) >Konversi(Convert). Ini akan mengubah dokumen ke format standar Word 2013 dan menonaktifkan mode kompatibilitas. - Klik
Simpan.
- Pergi ke
Setelah melakukan ini, periksa kembali bar judul. seharusnya sudah hilang, menandakan dokumen Anda kini sepenuhnya kompatibel dengan Word 2013.
Tahap 2: Peninjauan dan Penyesuaian Tampilan Font
Font adalah elemen visual yang paling mendasar. Perbedaan kecil dalam rendering font dapat memengaruhi tampilan keseluruhan.
-
Periksa Font Default:
- Di Word 2013, font default yang umum digunakan adalah Calibri. Di Word 2007, font defaultnya adalah Times New Roman atau Calibri tergantung pada template yang digunakan.
- Untuk menyelaraskan, Anda bisa mengatur font default baru. Buka
Beranda(Home) > grupFont. Klik panah kecil di sudut kanan bawah grupFontuntuk membuka kotak dialogFont. - Pilih font, gaya font, dan ukuran yang Anda inginkan (misalnya, Calibri, Regular, 11 pt).
- Klik tombol
Atur Sebagai Default(Set As Default). - Pilih
Semua dokumen berdasarkan template Normal.dotm(All documents based on the Normal.dotm template). - Klik
OK.
-
Periksa Pengaturan Kerning dan Spasi Karakter:
- Beberapa dokumen lama mungkin menggunakan pengaturan kerning (penyesuaian spasi antar pasangan karakter tertentu) atau spasi karakter yang spesifik.
- Di kotak dialog
Fontyang sama, Anda akan menemukan tabTingkat Lanjut(Advanced). Di sini Anda bisa memeriksa dan menyesuaikanSkala(Scale),Spasi(Spacing), danPosisi(Position). - Untuk tampilan yang paling bersih dan modern, seringkali lebih baik untuk tidak menggunakan pengaturan lanjutan yang rumit kecuali memang diperlukan untuk tujuan desain khusus. Jika Anda melihat spasi antar karakter yang aneh, periksa tab ini.
-
Perbarui Font yang Tidak Tersedia: Jika dokumen Anda menggunakan font yang tidak terinstal di komputer yang menjalankan Word 2013, Word akan menggantinya dengan font default.
- Word biasanya akan memberi tahu Anda saat membuka dokumen jika ada font yang hilang.
- Anda bisa mencoba menginstal font yang hilang di sistem Anda, atau menggantinya secara manual dengan font yang tersedia di Word 2013.
- Untuk mengganti font yang tidak tersedia secara massal: Buka
File>Opsi(Options) >Tampilkan(Display) >Opsi Pemformatan Lanjutan(Advanced Typography). Cari opsi yang berkaitan dengan font yang hilang dan pilih penggantinya.
Tahap 3: Penataan Teks dan Paragraf
Tata letak paragraf sangat memengaruhi keterbacaan dan estetika dokumen.
-
Periksa Spasi Antar Paragraf:
- Word 2013 cenderung menggunakan spasi yang lebih besar antar paragraf secara default untuk meningkatkan keterbacaan.
- Pilih seluruh teks (
Ctrl+A). - Buka tab
Tata Letak(Layout) atauTata Letak Halaman(Page Layout) di Word 2007/2013, lalu cari grupParagraf(Paragraph). Klik panah kecil di sudut kanan bawah grupParagraf. - Periksa
Spasi Sebelum(Before) danSpasi Sesudah(After). Anda bisa mengatur nilai-nilai ini sesuai keinginan Anda atau untuk mencocokkan gaya modern. Nilai umum untuk spasi setelah paragraf adalah 6 pt atau 8 pt. - Pastikan
Spasi(Line Spacing) diatur keTunggal(Single) atau1.15jika Anda ingin sedikit lebih renggang.
-
Periksa Inden dan Perataan:
- Pastikan perataan teks (rata kiri, rata tengah, rata kanan, atau rata kiri-kanan) konsisten di seluruh dokumen.
- Periksa inden paragraf. Di grup
Paragrafpada tabTata Letak, Anda bisa menyesuaikan inden kiri dan kanan. - Pastikan penomoran daftar (bulleted dan numbered lists) diformat dengan benar dan konsisten.
-
Gaya Word (Word Styles):
- Menggunakan Gaya Word adalah cara paling efektif untuk menjaga konsistensi dan mempermudah penyesuaian.
- Periksa apakah dokumen Anda menggunakan gaya bawaan Word (Heading 1, Normal, dll.) atau gaya kustom.
- Di Word 2013, tab
Berandamenampilkan galeri gaya yang mudah diakses. - Jika gaya lama Anda tidak terlihat sempurna, Anda mungkin perlu memperbaruinya. Klik kanan pada gaya di galeri gaya, pilih
Ubah(Modify), dan sesuaikan font, ukuran, spasi, dan indentasi. Anda bisa memilih untuk menerapkan perubahan ini ke seluruh dokumen atau hanya ke gaya tersebut.
Tahap 4: Objek, Gambar, dan Elemen Visual
Word 2013 memiliki peningkatan dalam penanganan objek visual.
-
Tabel:
- Periksa perataan teks di dalam sel tabel.
- Periksa ketebalan garis batas tabel dan warna latar belakang sel.
- Di Word 2013, ada banyak gaya tabel baru yang tersedia di tab
Desain Tabel(Table Design). Anda bisa memilih gaya yang lebih modern jika diinginkan. - Pastikan ukuran kolom dan baris tabel disesuaikan dengan baik dan tidak tumpang tindih.
-
Gambar dan Bentuk:
- Jika Anda menyisipkan gambar, periksa
Opsi Tata Letak(Layout Options) di samping gambar. Di Word 2013, opsi sepertiDi Sejajar Teks(In Line with Text),Kotak(Square),Rapat(Tight),Di Belakang Teks(Behind Text), danDi Depan Teks(In Front of Text) mungkin memiliki perilaku yang sedikit berbeda. - Periksa pengaturan
Pembungkus Teks(Text Wrapping) untuk memastikan teks mengalir di sekitar gambar dengan benar. - Periksa penyesuaian gambar (kecerahan, kontras, warna).
- Jika Anda menggunakan
SmartArtatauWordArt, periksa apakah tampilannya masih sesuai dengan harapan di Word 2013. Word 2013 menawarkan lebih banyak opsi SmartArt dan WordArt yang lebih modern.
- Jika Anda menyisipkan gambar, periksa
-
Header dan Footer:
- Pastikan konten di header dan footer (nomor halaman, judul dokumen, dll.) terlihat jelas dan diformat dengan benar.
- Word 2013 memiliki desain header dan footer yang lebih terintegrasi, terutama dengan gambar atau logo.
Tahap 5: Fitur Lanjutan dan Finalisasi
-
Periksa Tautan dan Bookmark:
- Jika dokumen Anda berisi tautan internal (bookmark) atau tautan eksternal, pastikan tautan tersebut masih berfungsi.
- Di Word 2013, Anda bisa menavigasi ke bagian
Sisipkan(Insert) >Tautan(Link) untuk memeriksa dan memperbarui tautan.
-
Periksa Keterbacaan (Readability):
- Word 2013 memiliki fitur
Mode Baca(Read Mode) yang lebih baik. Saat Anda membuka dokumen di mode ini, tampilan akan lebih bersih, seperti buku, tanpa elemen antarmuka yang mengganggu. - Pastikan tata letak dokumen Anda cocok untuk mode baca, dengan margin yang cukup dan spasi yang baik.
- Word 2013 memiliki fitur
-
Gunakan Fitur Pemeriksaan Ejaan dan Tata Bahasa:
- Meskipun ini bukan masalah format, selalu merupakan praktik yang baik untuk menjalankan pemeriksaan ejaan dan tata bahasa. Di Word 2013, alat ini semakin canggih.
-
Simpan Sebagai PDF:
- Untuk memastikan tampilan yang paling konsisten di berbagai perangkat dan platform, pertimbangkan untuk menyimpan dokumen akhir Anda sebagai PDF.
- Pergi ke
File>Simpan Sebagai(Save As). - Pilih lokasi penyimpanan.
- Di bagian
Jenis File(Save as type), pilihPDF (*.pdf). - Klik
Opsi(Options) untuk memastikan pengaturan kualitas dan kompatibilitas yang tepat. - Klik
Simpan.
Tips Tambahan untuk Transisi yang Mulus:
- Buat Cadangan: Selalu buat salinan cadangan dari dokumen Word 2007 Anda sebelum melakukan perubahan besar.
- Fokus pada Kesederhanaan: Dokumen yang paling mudah beradaptasi antar versi adalah yang menggunakan pemformatan sederhana dan standar. Hindari penggunaan fitur-fitur yang sangat spesifik versi jika memungkinkan.
- Gunakan Template: Jika Anda sering membuat dokumen serupa, pertimbangkan untuk membuat template di Word 2013 dengan gaya dan pengaturan yang Anda inginkan, lalu mulai dokumen baru dari template tersebut.
- Perhatikan Perbedaan Antar Versi: Jika Anda bekerja di lingkungan di mana orang lain masih menggunakan Word 2007, simpan dokumen Anda dalam format
.docxtetapi hindari penggunaan fitur yang sangat baru di Word 2013 yang mungkin tidak dapat dibuka oleh Word 2007.
Kesimpulan
Mengubah format dokumen Word 2007 agar sesuai dengan standar Word 2013 bukanlah proses yang rumit jika dilakukan secara sistematis. Dengan fokus pada konversi format file, penyesuaian font, tata letak paragraf, dan penanganan objek, Anda dapat memastikan bahwa dokumen Anda terlihat profesional, konsisten, dan memanfaatkan sepenuhnya kemampuan versi Word yang lebih baru. Transisi ini tidak hanya tentang estetika, tetapi juga tentang memastikan aksesibilitas dan kompatibilitas dokumen Anda di era digital yang terus berkembang. Dengan sedikit perhatian pada detail, Anda dapat menjembatani kesenjangan antar versi Word dan menikmati pengalaman pengolahan kata yang lebih baik.





Leave a Reply